Fan Page

Pengikut

Ada kesalahan di dalam gadget ini

05/08/15

Wapeala UNDIP membuka pendaftaran Sertikasi Selam A1 untuk mahasiswa dan umum. Sertifikasi dilakukan di Pulau Panjang, Jepara, Jawa Tengah.




16/06/15

Wapeala Undip Tanam 2500 Pohon Mangrove

Posted by WAPEALA On 16.6.15 1 comment


 Semarang – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Wapeala (Mahasiswa Pecinta Alam) Universitas Diponegoro mengajak MAPALA di Semarang dan UKM di Undip untuk melakukan penanaman 2500 pohon mangrove di desa Mangunharjo Mangkang – Semarang.

Acara berlangsung pada hari Minggu, 14 Juni 2015 dengan tema “Mangrove for Good Environmental” diharapankan dapat menanamkan mental kepedulian kita pada lingkungan sekitar. Desa Mangunharjo sendiri dipilih karena daerah pesisir di desa tersebut sering terjadi rob yang diakibatkan pengikisan pantai. Tentunya keberadaan Mangrove di desa Mangunharjo dapat mencegah terjadinya rob dan pengikisan pantai yang semakin meningkat tiap tahunnya.


Acara yang diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari Anggota Wapeala, Mahasiswa pecinta alam di Semarang serta perwakilan dari UKM di Universitas Diponegoro, menanam 2500 pohon Mangrove yang merupakan sumbangan dari Balai Lingkungan Hidup dan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah yang dipandu oleh Bapak Sururi yang merupakan pelopor penanaman mangrove di desa Mangunharjo. Acara penanaman mangrove yang diselenggarakan Wapeala merupakan acara rutin yang diselenggarakan tiap tahunnya yang merupakan bentuk kepedulian Wapeala terhadap kelestarian lingkungan.

05/05/15

Save Our Environment, Love Our Earth

Posted by WAPEALA On 5.5.15 2 comments



Semarang, 2 Mei 2015 - Wapeala UNDIP mengadakan aksi tanam 100 pohon dan pembuatan biopori di lingkungan kampus UNDIP Tembalang, tepatnya di pusat kegiatan mahasiswa Student Centre. Peringatan hari ulang tahun Wapeala sekaligus peringatan hari bumi  yang bertemakan “Save Our Environment, Love Our Earth” tersebut merupakan bentuk nyata dari komitmen Mahasiswa Pecinta Alam UNDIP dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Wapeala mengundang UKM UNDIP dan Mapala tingkat jurusan di UNDIP untuk turut serta dalam aksi nyata menjaga kelestarian lingkungan hidup. Agar suasana penanaman menjadi lebih akrab panitia membagi menjadi beberapa tim,  masing-masing tim tersebut berisi dari teman-teman dari pelbagai organisasi.  Penanaman pohon yang berlangsung selama kurang dari satu jam tersebut menggunakan bibit pohon mahoni, pohon jati dan pohon kersen untuk ditanam. Setalah menanam 100 bibit pohon, Wapeala menginstruksikan teman-taman dari pelbagai organisasi di UNDIP untuk membuat lubang peresapan air biopori. Untuk melubangi tanah sebelum diberi paralon, hampir semua tim mengalami kesulitan karena keadaan tanah yang berbatu sehingga tanah sulit untuk digali ataupun dilubangi dengan alat biopori sehingga untuk membuat biopori ini dibutuhkan waktu yang cukup lama.

Menurut Wisnu Bekti, pembuatan biopori di Student Centre bertujuan untuk menambah resapan air karena tidak terdapatnya saluran air di halaman depan pintu-pintu sekretariat serta mengurangi resiko banjir karenanya. Wisnu yang menjabat sebagai ketua umum Wapeala tersebut menambahkan bahwa penanaman bibit pohon dan pembuatan biopori ini sejalan dengan keinginan bapak Warsito selaku Pembantu Rektor III agar Student Centre menjadi lebih hijau dan tidak lagi terdapat genangan air sehingga menjadi lebih terawat.
Biopori adalah teknologi tepat guna yang ramah lingkungan dan berfungsi sebagai tempat resapan air, mengalirkan air hujan ke dalam tanah, menjaga kelestarian sumber air bawah tanah, mencegah defisit air tanah, tempat pembuangan sampah organik, serta menjaga kesuburan tanaman. Pembuatan biopori di kampus UNDIP Temabalang tersebut bertujuan untuk mengenalkan pembuatan serta manfaat biopori pada mahasiswa UNDIP. Dengan terlaksananya pembuatan lubang biopori diharapkan mampu membuat halaman sekitar Student Centre tidak lagi ada genangan jika turun hujan dan memperbaiki sistem penyerapan air tanah.


Setelah selesai pembuatan biopori acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang photography contest, photography contest terusebut diadakan sebagai bentuk apresiasi tergadap teman-teman yang mau meluangkan waktu untuk turut serta dalam kegiatan tersebut dan menambah semangat dalam melakukan penanaman pohon dan pembuatan biopori. Acara ditutup dengan makan siang bersama antara pembina Wapeala, anggota Wapeala dan teman-teman dari pelbagai oraganisasi.

Oleh :
Nerissa Arviana

W-649 Gracula religiosa robusta 


1. Ulul Karima                                W-671 Nisaetus floris
2. Dwi Jayanti                                W-672 Nisaetus floris
3. Alfian Prakoso Hadi                   W-673 Nisaetus floris
4. Maulana Yusup Saputra            W-674 Nisaetus floris
5. Annisa Chairany Mutia Tegas   W-675 Nisaetus floris
6. Abdul Saad Karta Wijaya           W-676 Nisaetus floris
7. Kurniade Warochman                W-677 Nisaetus floris
8. Fadhilatin Ni'mah                       W-678 Nisaetus floris

19/11/14

Feel The Nature Pendakian Massal 2014

Posted by WAPEALA On 19.11.14 No comments

Dengan mengusung tema Feel The Nature, Wapeala kembali mengajak mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang untuk merasakan sejuknya hawa pegunungan dalam pendakian massal 2014 yang berlangsung pada hari Sabtu-Minggu tanggal 15-16 Nopember 2014. Kegiatan yang merupakan acara tahunan yang digelar Wapeala ini berlokasi di Ungaran, dengan pendakian dimulai dari jalur pendakian Medini dan transit di Promasan hingga berakhir di Mawar.


Mengapa harus gunung Ungaran?
Sebagai mahasiswa Universitas Diponegoro yang terletak di Semarang, sudah selayaknya mahasiswa Undip ini kenal akan kekayaan Semarang. Wapeala mencoba memperkenalkan "Gunung Tuan Rumah" kepada mahasiswa Undip dan tracknya pun sangat cocok bagi pemula.



Sebelum pendakian, peserta diberi checklist peralatan apa saja yang perlu dibawa, tentunya yang sesuai dengan standar keselamatan pendaki gunung. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir bahaya yang mungkin saja terjadi.

Selain pendakian, peserta juga dapat merasakan hangatnya api unggun di dinginnya malam, menikmati sunrise di puncak gunung, bermain outbond dan turut serta dalam peduli terhadap lingkungan dengan membersihkan sampah yang mengotori gunung Ungaran.


Dengan diadakannya acara ini, diharapkan mahasiswa Universitas Diponegoro dapat lebih mengenal kekayaan alam Semarang, menjalin keakraban dengan mahasiswa lainnya, dan dapat lebih menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan.

For more photos, please 
click here

08/09/14

3000 Mangrove Untuk Generasi Hijau

Posted by WAPEALA On 8.9.14 4 comments
Tumbuhan bakau atau biasa disebut mangrove adalah tumbuhan yang hidup di daerah berair payau di sekitar bibir pantai. Mangrove ini merupakan salah satu tumbuhan yang dapat mengurangi terjadinya abrasi pantai dan menyerap sebagian besar karbon dioksida (CO2)

Sejalan dengan rangkaian acara Greeneration, Wapeala mengadakan penanaman 3000 pohon mangrove di desa Mangunharjo Mangkang pada hari Minggu tanggal 7 September 2014. Bibit yang merupakan sumbangan dari Balai Lingkungan Hidup (BLH) dan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah ditanam oleh 25 anggota Wapeala bersama dengan 15 anggota IIWC yang terdiri dari mahasiswa dalam dan luar negeri.

Penanaman Mangrove merupakan agenda rutin yang diadakan Wapeala tiap tahunnya di berbagai daerah yang berpotensi tinggi terjadinya abrasi. Semoga pohon mangrove yang ditanam Wapeala dapat menjadi salah satu penyumbang kelestarian lingkungan dari pencemaran dan kerusakan lingkungan yang semakin memburuk.

26/08/14

Wapeala Universitas Diponegoro akan mengadakan lomba Mengambar & Mewarnai yang akan diselenggarakan pada tanggal 30 Agustus 2014. pendaftaran sudah dapat dilakukan melalui online dengan download formulir dibawah ini:
download[4]
Pendaftaran akan ditutup tanggal 28 Agustus 2014. Untuk informasi lebih lanjut dapat klik http://greeneration2014.blogspot.com/p/blog-page_3.html atau hubungi 089601896462 (Alin) atau 08985026611 (Wisnu)

06/06/14

Live Better by Saving River

Posted by WAPEALA On 6.6.14 No comments
Sebagai peringatan Hari Lingkungan Hidup yang jatuh pada tanggal 5 Juni tiap tahunnya, Wapeala Undip mengadakan aksi Pembersihan Sungai yang memasuki kawasan Undip pada hari Jumat, 6 Juni 2014. Belasan kantung besar sampah berhasil dikumpulkan anggota Wapeala. Ternyata, bukan hanya sampah plastik yang mendominasi kotornya sungai di Undip ini, tetapi juga sampah rumah tangga hingga menyebabkan bau yang tidak sedap. Semakin hari tumpukan sampah di sungai semakin banyak, seolah sungai adalah tempat sampah raksasa. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai, tidak akan membebaskan sungai dari pencemaran. Diharapkan kegiatan ini sedikit dapat mengurangi pencemaran sungai dan lingkungan.
 
 
 


05/06/14

Hari Lingkungan Hidup 2014

Posted by WAPEALA On 5.6.14 No comments

Site search

    Blogger news

    Blogroll


    About