Fan Page

Pengikut

Ada kesalahan di dalam gadget ini

16/04/16

Ecocare And Fun Walk For A Better Campus


           Semarang – Lebih kurang sekitar 300 orang memadati kawasan Waduk Universitas Diponegoro untuk mengikuti serangkaian kegiatan Eco-care And Fun Walk yang diselenggarakan oleh UKM Mahasiswa Pecinta Alam (WAPEALA) Universitas Diponegoro, Semarang Pada Tanggal 16 April 2016.

            Kegiatan Ecocare dan Fun Walk merupakan kegiatan yang disusun atas dasar peringatan Hari Ulang Tahun WAPEALA yang ke-40 Tahun. Dalam rangkaian acara tersebut meliputi kegiatan riset Daerah Aliran Sungai (DAS) Krengseng hingga Waduk Universitas Diponegoro, Jalan santai, penanaman bibit dan, penyebaran bibit benih.  Peserta kegiatan meliputi Undangan yang dihadiri oleh Pejabat Kampus Universitas Diponegoro, Anggota Luar Biasa (ALB) WAPEALA, Mahasiswa Pecinta Alam se-Semarang dan Peserta umum.

           Susunan kegiatan Ecocare dan Fun Walk diawali dengan dibukanya kegiatan tersebut oleh Prof. Dr. H. Yos Johan Utama., S.H., M. Hum. selaku Rektor Universitas Diponegoro dan Bapak Budi Setyono., S.Sos., M.Pol. Selaku Pembantu Rektor III (PR III) Universitas Diponegoro  bidang kemahasiswaan.

           Acara ke – 2 dilanjuti dengan penyebaran benih ikan tawes di Waduk Pendidikan Undip yang dilakukan secara simbolis dengan cara melepaskan benih ikan dari karamba oleh Bapak Rektor dan PR III. Acara yang ke 3 adalah Penanaman Pohon buah oleh Anggota Biasa WAPEALA dengan jenis bibit pohon berkayu seperti ketapang kencana, beringin, buah nangka dan buah mangga yang ditanam disekeliling Waduk UNDIP.

            
           Kegiatan selanjutnya yaitu Ecowalk atau jalan santai dalam rangka hidup sehat yang diselingi dengan memperhatikan ekologi sekitar jalan yang dilewati oleh peserta dalam jalan santai. jalur jalan santai dimulai pada titik selatan waduk undip dan mengelilingi Waduk Undip hingga berakhir kembali di titik selatan waduk undip. Jalan santai diawali dengan melakukan peregangan melalui media senam bersama. Tiupan suara terompet dari panitia yang mengawali perjalanan Ecowalk.


           Pasca kegiatan Jalan Santai Peserta dipersilahkan untuk beristirahat dan menikmati stand yang disediakan panitia diantaranya terdapat Stand Hasil Riset DAS Krengseng, Unit Kegiatan Mahasiswa Kesemat, Unit Kegiatan Mahasiswa Menembak, Komunitas Apel (pencinta reptil), dan Penyedia Alat Outdoor Endelwis.

           Pada Stand Riset ditampilkan kegiatan dan hasil riset dari team peneliti. “Riset Daerah Aliran Sungai (DAS) Krengseng yang telah dilakukan, hasil yang diperoleh yaitu pengecekan suhu kesadahan (suhu dalam air) dan oksigen terlarut pada 6 stasiun di Waduk Universitas Diponegoro, dapat disimpulkan bahwa suhu dan kesadahan perairan ini cukup baik karena sesuai dengan baku mutu perairan kelas III. Namun untuk nilai Oksigen Terlarut masih cukup tinggi yaitu berkisar antara 9,4 mg/L sampai 11,5 mg/L. Kelebihan oksigen ini diperkirakan terjadi karena melimpahnya Fitoplankton pada perairan Waduk karena input sampah organik yang cukup banyak dari Desa Sekitar. Namun untuk memaksimalkan hal tersebut, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut pada perairan waduk. Secara garis besar perairan Waduk Pendidikan Diponegoro UNDIP masih tergolong cukup baik untuk mendukung kehidupan organisme aquatik” Ujar Bella Shabrina selaku Ketua Peneliti DAS Krengseng.

           Penutupan acara dilakukan dengan pengumuman pemenang hasil perlombaan  fotobooth dan pembagian doorprize dari kegiatan Ecowalk yang di Spronsori oleh Anggota Luar Biasa WAPEALA Universitas Diponegoro, OTO kredit mobil dan motor , Samudra Indonesia, WASKITA, EDII dan Vitacimin. *(Aenun- Humas WAPEALA UNDIP).



02/04/16


WAPEALA UNDIP present:
"DIPONEGORO ECO CARE AND FUN WALK FOR A BETTER CAMPUS"
Apasih kegiatan nya?
kegiatannya ada:
- Jalan Sehat
- Tanam Pohon
- Sebar Benih Ikan
Kapan kegiatannya?
Sabtu,16 April 2016
06.00-10.00 WIB
Start:Stadion undip
Apa aja sih fasilitas yg didapat?
-DryFit T-Shirt
-Doorprize Coupon
-Drink & Snack
-Live Performance Music
-Stand Riset DAS Kali Babon
-Stand Bazar
Selain itu anda bisa dapatkan doorprize menarik:
- 2 Tiket Jakarta-Bali(PP)
- Outdoor Apparel
- T-Shirt
- dan masih banyak lagi senilai jutaan rupiah
Cara nya gimana?
Daftarkan diri anda dengan format pendaftaran:
NAMA_FAKULTAS/JURUSAN
CP: IRVAN 085274681620
FREEE..Kuota terbatas!

28/02/16

Pelestarian Lingkungan Desa Rahtawu

Posted by WAPEALA On 28.2.16 1 comment

Antusias Mahasiswa Pecinta Alam (WAPEALA) Universitas Diponegoro dalam pengabdian masyarakat di Desa Rahtawu, Kabupaten Kudus terlihat dari kerjasama antara Anggota dan Masa Bakti WAPEALA dengan masyarakat Desa Rahtawu dalam kegiatan penanaman pohon dan bersih sungai yang bertepatan pada hari Minggu tanggal 28 Februari 2016.
 

“Pengabdian Masyarakat dilakukan semata-mata untuk mengajak masyarakat dalam menjaga kelestarian alam melalui penghijauan beserta kebersihan dilingkungan sekitar kita”. Ujar Dewi Kurniasih (W-663 Pm) selaku ketua Pelaksana Kegiatan Pengabdian Masyarakat.
Seratus benih pohon jenis sengon laut (Paraserianthes falcataria) ditanam dipinggir sungai desa yang terletak pertengahan lingkungan perumahan, harapannya pohon tersebut dapat terrawat dan tumbuh sesuai dengan karakteristik unggul pohon tersebut. Pasca penanaman pohon dilanjut dengan pembersihan lingkungan melalui pemungutan sampah-sampah di sungai depan Kantor Balai Desa Rahtawu.
 
Bapak Sugiyono selaku Ketua Desa Rahtawu mengungkapkan bahwa masih kurangnya kesadaran masyarakat mengenai pembuangan sampah pada tempatnya yang tercermin dari kebiasaan yang turun temurun membuang sampah di sungai sehingga banyak dijumpai sampah rumah tangga didalam aliran sungai tersebut.
Dari kegiatan bersih sampah ini merupakan metode yang diambil oleh Mahasiswa Pecinta Alam (WAPEALA) untuk mengajak masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan penghijauan alam tentunya dengan ikut serta partisipasi masyarakat dalam pugut sampah dan penanaman pohon ini. (*HUMAS/WAPEALAUNDIP) 

24/02/16




Reorganisasi Unit Kegiatan Mahasiswa, Mahasiswa Pecinta Alam (WAPEALA), Universitas Diponegoro, Semarang dikukuh melalui Upacara Serah Terima Jabatan Pengurus Harian (PH)  WAPEALA UNDIP Periode 2016 di Lapangan Tembak Barak Patriot, Kodam IV Doponegoro, Semarang pada tanggal 13 Februari 2016 dan Upacara Pelantikan Bersama Organisasi Mahasiswa Universitas Diponegoro dengan Surat Keputusan No 71/UN7.P/HK/2016 dilaksanakan di Gedung Prof. Soedarto, Universitas Diponegoro, Semarang pada tanggal 24 Februari 2016.
 
Upacara serah terima jabatan Pengurus Harian WAPEALA priode 2016 dan Pelantikan bersama Organisasi Mahasiswa UNDIP dikukuhkan oleh  Bapak Budi Setyono selaku PR III bidang kesiswaan dengan penyerahan tanggung jawab kepada Ketua Umum WAPEALA UNDIP periode 2016, Ilyas Sudikno Yahya (Fakultas Psikologi 2013) disusul dengan Pengurus Harian lainnya. Dalam upacara serah terima jabatan pengurus harian priode 2016 dihadiri  oleh Pembina WAPEALA, Mas Wahyu Hidayat dan 40 peserta upacara sertijab. 


 
Bapak Budi Setyono dalam sambutan-nya mengungkapkan bahwa harapannya mahasiswa mampu membantu program universitas dalam meningkatkan grade universitas diponegoro di taraf internasional melalui kompetisi, riset dan pengelolaan pelestarian lingkungan, tata ruang menuju universitas hijau dan pengelolaa sistem kunjungan masyarakat umum dalam edukasi kampus universitas diponegoro.

Struktur Pengurus Harian WAPEALA Universitas Diponegoro Periode 2016 dijabat oleh:
Ketua Umum : Ilyas Sudikno Y.   Fakultas Psikologi, Psikologi 2013
Sekertaris       : Dewi Kurniasih    Fakultas Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Masyarakat 2013
Bendahara      : Anisa Chairani     Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Perpajakan 2014
Badan             : Ulul Karima         Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Ilmu Pemerintahan 2013
Penerimaan
Anggota
Pendidikan     : Maulana Yusuf   
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Ilmu Pemerintahan 2012
dan Latihan
Humas dan     : Nurul Aenunnisa Fakultas Peternakan dan Pertanian, Agribisnis 2013
Lingkungan

Ekspedisi        : Dwi Jayanti        Fakultas Sains dan Matematika, Matematika 2014
Logistik dan   : Edy Purwanto     Fakultas Teknik, Perkapalan 2013
SAR
Riset dan        : Bella Shabrina    Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Oceanografi 2013
Kesejahteraan
Anggota
Dana Usaha    : Alfian Prakoso   Fakultas Teknik, Perkapalan 2014

22/02/16


“Ayo-ayo bersih kota…”Teriakan semangat jargon kerumunan manusia yang   membawa kantong  plastik sampah turut  ikut serta ambil bagian dalam  memeriahkan jalanan Car Free Day  lapangan Simpang Lima, Pandanaran, Semarang yang dikumandangkan oleh kumpulan komunitas lingkungan Se-Kota Semarang. Kemeriahan ini merupakan semangat para pemuda Kota Semarang dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang bertepatan pada hari minggu, 21 Februari 2016. 
 
Mahasiswa Pecinta Alam (WAPEALA) Universitas Diponegoro dibawah koordinasi Koalisi Pemuda Hijau Indonesia bersama 24 komunitas yang ada di semarang lainya melakukan aksi kepedulian terhadap lingkungan, dengan mengelilingi Car Free Day  lapangan Simpang Lima Pandanaran bersorak mengajak masyarakat dalam peringatan HPSN.

Ketua umum Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Diponegoro, Semarang, Ilyas Sudikno Yahya mengungkapkan bahwa hari peduli sampah Nasional memang perlu diadakan agar masyarakat tau adanya peringatan hari peduli sampah Nasional. Harapannya, pasca peringatan hari peduli sampah nasional, dalam keseharian masyarakat dapat tumbuh perilaku yang proaktif akan kesadaran pentingnya kebersihan dan tentunya lingkungan yang bebas dari sampah itu sendiri. 

 “Dalam peringatan hari peduli sampah nasional ini yang dilaksanakan dengan Campaign sekaligus sebagai sarana edukasi kepada masyarakat guna memberikan pesan yang dapat selalu diingat oleh masyarakat Jawa Tengah khususnya Semarang untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan yang terbebas dari sampah, minimal sampah rumah tangga yang dihasilkan dari setiap ruah tangga itu sendiri agar lingkungan tetap lestari” Ujar Sutrisno selaku ketua umum Koalisi Pemuda Hijau Indonesia Jawa Tengah.
 
Mengingat berita yang telah diterbitkan oleh National Geographic pada Februari tahun lalu, Indonesia merupakan Negara peringkat ke dua terbanyak yang menyumbang sampah plastik ke laut setelah Tiongkok. Kemudian disusul oleh Filipina, Vietnam dan Sri Langka. 

Banyaknya sampah plastik itu sendiri telah membuat komunitas-komunitas peduli lingkungn yang menjadikan limbah sampah plastik itu  menjadi sorotan penting yang kemudian mendorong pemerintah dalam upaya pengurangan sampah plastik dengan kebijakan kantong plastik berbayar. Pemerintah akan melakukan ujicoba di provinsi DKI Jakarta dan 22 kota di Indonesia. Ujicoba tersebut dilakukan dalam rangka mendorong perilaku masyarakat agar lebih bijak dalam penggunaan kantong plastik. *(WAPEALA UNDIP)





16/02/16

Setelah melewati proses penerimaan Anggota Lapis 32. Masa Bhakti (MB) Wapeala telah sampai pada tahapan presentasi Individu, dimana presentasi ini adalah fit and proper test bagi Masa Bhakti untuk membuktikan keseriusannya, pengetahuaannya, dan visinya setelah menjadi anggota Wapeala lapis 32. Disinilah waktunya Masa Bhakti untuk membuktikan keseriusannya kepada Anggota Wapeala.

Untuk itu bagi Masa Bhakti diharapkan untuk mengunduh format makalah presentasi individu dengan link di bawah ini:

26/01/16



Hari Pertama 15 Januari 2016

Hari ini adalah malam karantina bagi peserta BTKK Diving Lapis 32. Di malam ini selain mengondisikan peserta, juga cek terakhir kesiapan berangkat ke lapangan, Pulau Panjang Jepara. Cek kesiapan meliputi ceklist logistik, tes materi, pemantapan materi dan istirahat. Ketigabelas peserta sangat antusias dari hari pertama ini, terlihat dari kesiriusan dalam mempersiapkan logistik dan materi. Istirahat malam untuk malam ini dirasa sudah cukup. Tigabelas peserta tersebut yaitu : Aan, Retno, Rivaldy, Wahyu S., Fajar, Prafani, David, Wahyu D., Tesar, Tsaqif, Alif, Darsini, dan Fahri.

Hari Kedua 16 Januari 2016

Pagi setelah ibadah subuh bagi yang menjalankan, peserta didampingi anggota melaksanakan olaharaga di sekitar PKM Joglo Undip Pleburan. Usai olahraga mereka sarapan pagi untuk mengisi energi unutk berkegiatan hari ini. Upacara pemberangkatan pun dilaksanakan setelah itu. Peserta berangkat menggunakan truk bersama sekaligus membawa peralatan yang dibutuhkan. Perjalanan menuju Jepara dimulai sekitar pukul 07.30 hingga pukul 10.30.

Sampai di Pelabuhan Kartini peserta langsung menuju perahu Sapta Pesona menuju Pulau Panjang. Tantangan pertama dimulai disini, ada alat yang terjatuh di dermaga dan akhirnya harus SAR alat menggunakan peralatan seadanya, Masker dan Snorkel. Hingga akhirnya setelah ditemukan semua tim pencari pun menyusul ke Pulau Panjang.

Sampai Pulau Panjang, aktifitas camp dimulai. Peserta langsung menuju lokasi camp yang ditentukan anggota dan persiapan turun ke air. Olahraga dan pemanasan dilakukan setelah makan siang dan dilanjutkan latihan teknik entri dan adaptasi laut dengan teknik water trap. Beberapa peserta masih gelagapan di air. Namun, semua dapat mempraktekan materi dengan cukup baik. Setelah itu mereka melakukan latihan berenang menggunakan alat skin dive juga latihan berenang. Tidak lupa diajari juga teknik rescue, terutama self recue.

Hari ini ditutup dengan evaluasi malam setelah aktifitas camp. Kebanyakan peserta masih belum menguasai teknik dengan baik. Kedisiplinan dan kesriusan di lapangan juga masih kurang. Hal tersebut menjadi PR bagi hari besok.

Hari Ketiga 17 Januari 2016

Di hari ketiga ini adalah full latihan di air. Dimulai dengan pemanasan pagi mengitari Pulau Panjang. Setelah itu latihan selajutnya adalah water trap. Awalnya setiap peserta lebih mengutamakan diri sendiri. Ditambah masih ada satu orang yang sangat kesusahan untuk melakukan water trap dengan baik. Peserta dikomando untuk saling back up dengan cara melingkar di air. Banyak evaluasi untuk latihan pagi ini. Setelah itu water trap kedua mulai menggunakan skin dive. Tidak banyak halangan untuk latihan water trap yang menggunakan alat ini. Hingga siang hari mereka dimantapkan untuk menguasai materi pagi ini.

Setelah waktu menunjukan sekitar pukul 11. Mereka diberi materi pemantapan untuk Scuba dive. Setelah jalur terpasang satu per satu peserta melakukan penyelaman di kedalaman 3meter. Bagi yang belum pernah sama sekali menyelam di laut, mereka masih panik. Beberapa kendala lain adalah pengturan boyancy yang kurang. Secara keseluruhan ke-tigabelas peserta melakukan dive dengan cukup baik.
Materi yang diterapkan hanya beberapa saja, mengingat kebutuhan tabung yang menipis. Materi-materi yang diterapkan cukup simpel yaitu Mask Clearing, komando sederhana, dan penjelajahan mengikuti jalur yang telah dibuat. Biota disana yang terlihat ada beberapa ikan, bulu babi dan terumbu karang. Jarak pandangnya cukup untuk melihat jalur, yaitu sekitar 1,5 – 2 meter.

1 orang instruktur turun bersama 2 orang peserta. Peserta ditentukan oleh instruktur agar penyelaman dapat berjalan lancar. Hingga akhirnya orang terakhir menyelam berdua dengan instruktur.

Hari Keempat 18 Januari 2016

Pagi ini peserta lebih tertib mengikuti kegiatan. Semua peserta pun sudah bisa mempraktekkan materi dengan lancar. Materi tambahan tentang Scuba diberikan untuk mengisi hari ketiga ini, juga ada tambahan latihan long fins swimming.


Setelah setengah hari memantapkan materi, peserta pun kembali ke camp masing masing dan packing. Perjalanan menuju Semarang dimulai pukul 13.30. Kegiatan ini pun ditutup dengan pengukuhan Masa Bhakti Wapeala UNDIP di PKM Joglo Pleburan lantai 2. Ada 6 Calon Masa Bhakti yang dikukuhkan malam ini.

gambar menyusul. :D

22/11/15

TRAINING RAFTING 2015

Posted by WAPEALA On 22.11.15 No comments

Jumat, 14 Agustus 2015
Setelah selesai Packing pakaian dan peralatan yang akan dibawa aku langsung eluncur menuju ke PKM Joglo. Di tengah perjalanan mata terasa sangat berat. Walhasil, di jalan sebelum Taman Diponegoro aku jatuh. Criiitt... GUBRAK!. Waktu menunjukan pukul 11.35. Setelah Jumatan aku menuju ke PKM dijemput Srikandi Srikandi Wapeala.
Sampai PKM sebagian konsumsi dan peralatan telah dipacking. Namun karena beberapa hal Packingnya selesai jam 5 sore lebih. Semua barang dibwa menggunkan motor menuju Sukun. Tidak ada yang tertinggal, kami sampai Sukun sekitar pukul 6 sore. Semua armada bus Semarang – Magelang telah berangkat. Akhirnya kami putuskan untuk menunggu besok pagi jam 2. Setelah tawar menawar akhirnya kami mendapat carteran Daihatsu sampai lokasi seharga 300 ribu rupiah. Waktu menunjukan pukul 10 malam tepat. Aenun, Dewi, DJ, Rima dan Aku naik angkot. Saad dan Edy pakai motor.
Sampai sana kami meminta izin kepada kepala RW 10, Pak Zen. Beliau memperbolehkan tapi harus menghubungi kepalah RW 11 dahulu. Karena sudah terlalu malam, kami langsung menuju lokasi Camp di Pinggir Jeram Kedung Celeng.
Semua barang ditaruh digubuk dan langsung mendirikan Camp.
Evaluasi : Saat persiapan jangan disambi gojekan.
Sabtu, 15 Agustus 2015
                Pagi hari bangun dan Subuh. Setelah itu aku mengambil air karena yang lain belum bangun. Baru setelah itu yang lain bangun dan menyiapkan sarapan. Aku dan Saad pinjam 3 dayung di Kaling Kalih sekaligus Izin ke Pak RW. Edy dan yang lain meyiapkan air dan sarapan.
Selesai sarapan aku kami pemanasan dan lari sebelum turun ke Sungai. Karena kesiangan, materi pun juga molor. Materi pagi ini adalah membaca Sungai. Setelah itu Renang Jeram sekaligus Renang Aktif. Aenun pertama, namun masih belum lancar dan harus mengulang. Setelah itu Edy, Rima, Saad, DJ, dan Dewi. Semua harus mengulang kecuali Edy dan Saad. Setelah mengulang Aenun belum juga lancar, jadi harus mengulang lagi. DJ yang awalnya sudah baik malah menjadi kurang lancar untuk yang kedua. DJ sedikit cidera di kaki karena salah posisi di Jeram.
Waktu tersisa 1 jam sebelum istirahat, semua dimaksimalkan untuk Upstream. Setelah itu istirahat. Usai istirahat latihan self rescue naik perahu terbalik dan mendayung posisi perahu terbalik. Juga bolak balik perahu. Latihan hari ini ditutup dengan latihan Skipper dan Upstream.
                Latihan selesai jam setengah 5, molor 1 jam. Setelah latihan kami mandi dan menyiapkan makan malam. Usai makan malam Evaluasi. Setelah itu tidur.
                Evaluasi :
1.       Bangun Kesiangan
2.       Istirahat dan pergantian Sholat terlalu lama
Minggu, 16 Agustus 2015
Hari ini ada yang berbeda dari hari sebelumnya. Karena ada Mbak Dian dan Teteh yang menyusul ke Camp. Nggak Cuma nyusul tapi juga bawa makanan. Hahaha. Lagi lagi kami kesiangan. Setelah hampir selesai masak Mbak Dian dan Teteh sampai di Camp.
Tak lama setelah itu kami sarapan dan langsung bersiap di tepi Sungai. Usai pemanasan kami me-rescue ayam yang terjebak di Eddies. Ada sebanyak 4 bangkai busuk ayam disana. 3 dihanyutkan 1 dibuang ditepi jauh sungai. Misi Rescue selesai, lanjut ke materi utama.
Materi pertama hari ini adalah Renang Jeram dan Rescue. Ditengah renang jeram, ada perahu operator yang terangkut dan penumpang terjebak ditengah jeram. Cukup memakan waktu untuk membantu mereka. Setelah itu dilanjutkan renang jeram. Setelah itu rescue. Rescue disini rescue swimmer tidak sadarkan diri. Semua cukup lancar hanya 2 saja yang terbawa arus. Setelah usai, kami latihan Upstream lagi sampai semua merata.
Sekarang waktunya istirahat. Waktu istirahat kali ini ada yang spesial karena Mbak Dian bawa kue Tart Ulang Tahunnya Aenun. Usai makan makan kami Sholat dan Mkan siang. Sebelum mengarung, kami latihan team rescue dengan meleai jeram posisi perahu terbalik.
Karena lancar, kami lanjutkan perjalanan menuju jeram kriting. Aku sebagai skipper pertama. Selanjutnya bergantian. Sebelum melewati jeram kriting. Kami Scouting darat tanpa tim rescue. Setelah menentukan jalur, kami kembali ke Sungai dan melewati jeram dengan lancar, hanya saja sedikit terhambat oleh pillow pillow dan stopper kecil. Tak lam kemudian kami sampai jeram istirahat. Edy, Saad, Dj, dan Rima diturunkan sebelum jeram istirahat. Meraka harus renang jeram melewati jeram istirahat. Satu persatu melewati dengan lancar, dari Edy, DJ, Rima dan terakhir Saad. Tak ada yang perlu direscue.
Di lokasi istirahat, makan siang serta foto foto. ditraktir degan juga dari Aenun. Ahahaha. Tak banyak istirahat kami langsung melanjutkan perjalanan munuju Finish. Baru satu jeram pun belum usai kami nyangkut di stopper besar yang membelah mainstream. Perahu meleot hampir terbalik, aku dan Dewi naik keatas batu. Aenun jatuh, saat jatuh narik Saad, Saad nyangkut di perahu beberapa detik kepalanya tenggelam. Melihat itu Edy langsung njeburin Saad. DJ jatuh dan hampir terjepit, untung perahu langsung memutar dan melewati Stopper. Aku dan Dewi berenang ketepi. Setelah itu kami evaluasi sebentar. Setelah evaluasi Skipper tetap Aenun dan kami melanjutkan pengarungan. Setelah itu kesempatan DJ menjajal posisi Skipper di Sungai sebenarnya. Hampir sampai Bottle Neck Edy jadi Skipper sampai Finish. Di Finish Teteh dan Mbak Dian sudah menunggu. Karena airnya sedang surut, perahu terhambat di jeram terakhir.
Cukup lama menunggu mobil untuk kembali ke Start. Sampai sekitar 45 menitan. Setelah itu perahu dibawa sampai ke Start Point. Kondisi di Start Point sudah gelap jadi kami mengandalkan senter untuk manuver. Hanya 4 jeram yang kita lalui termasuk Kedung Celeng, setealh itu menepi dan aktivitas camp sekitar pukul 7 malam. Cewe cewe mandi di Masjid, aku dan Edy bilas di Sungai. Makan, evaluasi dan tidur. Makan malam ini pun sedikit sekali menunya. Karena beras dan spritus menipis.
Senin, 17 Agustus 2015
Hari ini hari terakhir training Rafting. Sesuai kesepakatan kami bangun jam setengah 5, namun kenyataanya molor. Sehingga banyak waktu yang terbuang. Kami segera bagi tugas, ada yang packing peralatan ada yang masak ada yang mepersiapkan tungku. Menu makanan pagi ini adalah penghabisan menu kemaren yang tidak termasak. Dengan spritus seadanya dibantu dengan tungku kayu akhirnya jadilah Nasi, Tempe goreng, Telur Dadar Tepung, Sambel Goreng, Tempe Oseng sertaTumis Brokoli. Nasi yang tinggal sedikit menjadikan pagi ini sarapannya lauk nasi. Sarapannya semakin meraih dengan makan bersama diatas daun pisang. Usai makan langsung cuci alat masak, dan packing alat masak. Semua alat dan tas yang tidak dibawa kami titipkan di Warga.
Perahu kami bawa turun dan pemasanan dahulu di pinggir Sungai. Usai pemanasan sekitar pukul 9 Pagi. Jam 9 kami pemanasan dayungan dan refresh materi Skipper terutama untuk Rima dan DJ. Seperti biasa, memutari flat serta Upstream dan Ferrying. Sebelum mengarung mereka harus melakukan Latihan Team Rescue. Kali ini aku hanya mengawasi. Hasilnya pun kurang lancar. Awalnya para swimmer terbawa mendahului perahu, kedua skipper tidak langsung mengarahkan perahu, ketiga Perahu nyangkut di jeram, Keempat DJ terjatuh, Kelima Swimmer terbawa arus sehingga melewati batas. Setelah evaluasi singkat, kami melanjutkan pengarungan.
Sekitar pukul 10 Pegarungan di mulai. Pengarungan ini diawali dengan mount gopro yang lepas. Menyesal juga karena kurang hati hati. Di Pengarungan ini juga aku membawa GPS untuk men-track jalur serta jeram (titik mula jeram hingga akhir jeram, gunanya untuk menentukan elevasi/kemiringan jeram). Pada pengarungan ini kaptennya adalah Saad. Sebagai kapten pengarungan kali ini dia berhak memnetukan skipper dan posisi pendayung. Pangarungan ini pun aku hanya menumpang duduk saja, kesempatan bagi yang lain untuk saling belajar. Di awal, pengarungannya lancar hingga jeram istirahat. Sampai jeram istirahat kami masih belum terlalu lelah, akhirnya kami putuskan melanjutkan perjalanan. Satu satu mecoba menjadi pendayung depan, mencicipi posisi kanan dan kiri, maupun sebagai skipper. Diakhir pengarungan aku menapat kesempatan meleawati jeram terakhir. Sayang sekali kurang bisa melwati dengan baik, perahu pun nyangkut nyangkut. Bahkan sempat terjatuh. Pengarungan pun selesai. Walaupun untuk skill skipper sudah lumayan, namun Pengarungan kali ini kurang kompak dan semangat, terlihat pada dayungannya. Waktu memunjukan pukul 12.30.
                Perahu diangkat dan dibersihkan, dilipat dan dibawa dengan mobil menuju Kedung Celeng. Diperjalanan kami mengembalikan dayung Kaling Kalih yang kami pinjam. Setelah itu ambil tas dan bawaan serta motor. Edi dan Saad bawa motor. Yang lain menggunakan mobil menuju Terminal. Di terminal mandi dan packing perlampung. Tak lama kemudia kami pulang menuju Semarang. Bus berangkat sekitar pukul 2 Siang. Diperjalanan abnyak pendaki yang baru turun dari Gunung memperingati 17 Agustus. Kami juga memperingati dengan cara berbeda. Sampai Sukun pas Magrib.

                Semua alat kami cuci dan akhirnya evaluasi selesai pukul 10 malam. 

oleh: Wisnu Bekti N.

Site search